Senin, 13 Desember 2010

Pelajaran di Perjalanan

Beberapa waktu lalu dalam perjalanan ke Jakarta menggunakan Kereta, saya mengalami suatu hal menarik. Seperti biasa, perjalanan itu di awali dengan sedikit keterlambatan kereta(hmmm...sesuatu yang sudah lazim terjadi). Perjalanan kala itu serasa penuh dengan pelajaran yang berharga, at least itu yang saya rasakan.
well saya mulai saja cerita ini. Bukan hal yang aneh jika kita menemui kondisi kereta yang penuh sesak dengan penunpang walaupun itu dalam kelas bisnis yang notabene 20 tahun yang lalu masih merupakan kereta yang sangat nyaman sejauh saya ingat. Yach, ....semua sudah berubah seiring dengan waktu yang berlalu. Sekarang yang terlihat hanyalah jendela-jendela yang retak, toilet yang berbau khas, lalu lalang penjual makan, dan tentu saja bau karat yang khas sekali.
Perjalanan waktu itu saya mulai dengan hal yang biasa. Berangkat dari stasiun kecil di kota kelahiran saya, semuanya terasa normal saja. Suasana gerbong sudah sangat ramai dan penuh sesak dengan penumpang dan barang bawaan mereka. Seperti biasa, saya berlalu untuk mencari tempat duduk sesuai dengan karcis yang saya punya. Setelah beberapa saat mencari akhirnya saya menemukan tempat yang saya cari....hmmmm....ternyata tempat saya sudah diduduki oleh seorang wanita yang sedang menggedong anak bayi.....secara refleks saya berkata..."Maaf bu...itu tempat saya".....kemudian wanita itu berdiri dan berlalu begitu saja....
tidak terlalu lama berlalu setelah saya bertemu dengan wanita itu, iseng-iseng saya mengamati kereta yang penuh sesak itu...betapa terkejutnya saya, ternyata wanita dan bayinya itu duduk di lantai kereta itu....tanpa berpikir panjang lagi, sya menghampiri wanita tersebut dan berkata "Bu...duduk di kursi saya aja, nanti saya duduk dibawah saja."...... kalau pun saya harus duduk di lantai, bagi saya itu tidak menjadi masalah berarti....paling banter juga cuma tersa pegal di badan....
Yang menjadi ganjalan di hati saya saat itu bukan masalah saya duduk di lantai,....tetapi saat saya melihat di deretan kursi belakang ada seorang petugas PJKA yang sedang tidur terlelap di tempat duduk yang seharusnya biasa digunakan untuk dua orang....saat itu juga saya langsung mengumpat dalam hati.....bagaimana bisa orang itu tidur lelap sedangkan ada seorang wanita dan anaknya yang masih bayi memerlukan tempat duduk.....saya merasa jengkel sekali, bukankah mudah bagi petugas ini untuk berbagi tempat duduk yang memang seharusnya digunakan untuk dua orang.....
well....sepanjang perjalanan itu saya berpikir...kita sebagai manusia kadang dibutakan dengan segala kenyamanan yang kita dapat....mungkin lebih mudah untuk menutup mata dan terlelap daripada membaerikan kenyamanan bagi orang lain...bagi saya pribadi ketika saya memberikan tempat duduk itu, saya hanya berpikir betapa tidak nyamannya si bayi itu..walaupun saya memberikan tempat saya...perjalanan itu masih terlalu melelahkan bagi bayi itu.
yach, memang kita harus belajar untuk melihat segala sesuatunya bukan dlam sudut pandang kita sendiri.....dari situ saya belajar untuk menempatkan diri di posisi orang lain yang kadang terasa tidak nyaman......


Jumat, 24 September 2010

pagi hari bercerita

Rokok dan kehidupan

Beberapa waktu lalu saya berkendara di jalan ibu kota. Bukan hal yang aneh kalau kemacetan yang semrawut yang saya temui, tapi bukan itu yang mau saya sharingkan….
Kira jam 5 pagi, saya berangkat dari daerah ujung aspal(jaktim or bekasi yach?) menuju Kalideres. Jalanan sudah penuh dengan kendaraan berlalu lalang, yach itu kondisi ibu kota kita yang tercinta ini, dan saya pun ikut berjibaku di semrawutnya lalu lintas pagi itu.
Untuk beberapa saat, saya menikmati udara pagi yang masih dingin menusuk tulang(terutama emang lutut kanan saya yang sudah tidak normal lagi), saya begitu menikmati kesegaran itu. Tapi…tiba-tiba…saya terkejut…mata saya terasa sangat pedih, ingin segera menepi terasa tidak mungkin. Apalagi dengan kecepatan lumayan tinggi, bisa-bisa kendaraan di belakang saya kaget dan malah celaka jadinya. Saya memutuskan tetap melaju sambil menyalakan lampu sein(berusaha menepi)sambil berharap mata saya segera pulih kembali.
Selidik punya selidik, ternyata mata saya kemasukan abu rokok dari pengendara sepeda motor yang ada di depan saya. Hmmm…rasanya ingin memaki saat itu juga…dalam pikiran saya..kenapa sih ada orang bodoh yang mau aja ngrokok sambil mengendarai sepeda motor..
Mungkin anda pernah mengalami hal sama dengan apa yang saya alami di atas. Tidak bisa di pungkiri, kejadian seperti itu memang sangat menyebalkan. Berkaca dari kejadian tersebut, saya mulai berpikir. Bukankah kita ini manusia yang di beri kehendak bebas merdeka dalam hidup ini?....yach merokok memang hak setiap orang dan saya tidak menyangkal itu. Tapi apakah perokok yang ada di depan saya tadi pernah menyadari akibat yang dia timbulkan?...bisa saja saya mengalami kecelakaan….
Beberapa tahun yang lalu, saya juga seorang perokok. Tapi saya tidak pernah merokok (setidaknya berusaha) merokok pada saat saya mengendarai sepeda motor. Saya hanya merokok ketika saya berkumpul dengan komunitas sesama perokok. Beruntung bagi saya yang seorang social smoker, saya akhirnya bisa dengan mudah berhenti.
Kita memang punya hak asasi untuk merokok, tapi satu hal yang saya tekankan di sini…semua orang juga punya hak yang sama untuk menghirup udara segar dan menikmati perjalanan yang aman…well, saya memang tidak bisa memaksakan idealism saya, yang bisa saya lakukan hanya berharap bahwa para perokok bisa menghargai sedikit hak orang lain…anda boleh saja merokok tapi mohon lihat situasi dan kondisi….

Kamis, 23 September 2010

YUPZ

20 sept 2010

Yupz....JOGJA



Minggu ini ku awali dengan perjalanan yang lumayan jauh

Hmmm…ujung aspal - kalideres ku tempuh dalam waktu sejam….lumayan cepet juga

Walaupun gak bisa ngalahin rekor kecepatanku waktu SMA…jogja - klaten cuma 15 menit…heheheh

Well…bukan itu intinya

Yang jelas minggu ini ku awali dengan semangat yang luar biasa…

Bangun jam 4 pagi…mandi,…siap-siap n sekitar jam 5an bru berangkat

Sesuatu yang jarang aku lakukan, bahkan ketika aku masih di jogja or klaten sekalipun…

Urusan jarak dan waktu di Jakarta emang gak bisa di pungkiri…its killing me …….yeah!

Kadang merindukan hal-hal sederhana yang kerap aku alami di Jogja dulu….

Bangun siang, jam6.45 baru berangkat kuliah(padahal jam7 ud mulai kul) dan tetap aja gak pernah terlambat….hahahah what a nice town….heheheh…..

Teman dan sahabat yang gokil n “ra mutu blas”…heee(mutungan, ngecenan, ra ngerti kondisi) well thas’s my life….

Berkonflik dengan teman-teman yang mungkin bisa terjadi stiap saat di setiap waktu yang tidak pernah bisa diprediksi. Bahkan jarak dan waktu pun tidak menghalngi untuk tetap berkonflik……mulai dari email…sampai status facebook yang bikin panas kuping n hati…yeah that’s my friends….

Saling memuji dan disaat yang sama saling menjatuhkan pula….wow what a great friend I have…heeee…but that’s life my bro…. Terkadang pula saling menyalahkan hanya untuk mencari pembenaran diri…yach itulah pertemanan yang aku punya…yupz…semua hal itu membuatku berkembang untuk menjadi lebih baik….heeee

Tak ketinggalan pula cerita “sahabat-sahabat” yang mewarnai setiap kehidupanku(sory…arti teman dan sahabat selalu berbeda untukku)….intensitas pertemuan yang di bilang mustahil untuk ketemu gak pernah menyurutkan semangat untuk bercengkrama…itulah sahabat-sahabatku…selalu memberi semangat dan inspirasi untuk semakin berkembang.

Makanan yang bersahabat dengan kantong n lidah…(baca aja kere)…hahahah…yeah at least sekarang mulai menikmati makanan Jakarta…(baca juga…udah biasa makan nasi uduk buat sarapan)…hahahah

Yeah…gak bisa di pungkiri…tiap sudut jogja membawa nuansa yang tak pernah hilang di kepalaku…

Seorang sahabat pernah bilang….”huah ngapain ke Jakarta?...enakan di jogja..kota yang nyantai” you’re right my friend….but di sana aku gak punya masa depan…saat ini Jogja cuma jadi tempat main selama aku mudik my friends…hmmmm…well….

Jogja is not my life anymore…mungkin nanti ada saatnya lagi….

Sedikit ber mellow di sini….heheheh…gak papa deh

Minggu, 25 Juli 2010


okay....ini gambar pertama yang di upload.....
fieldtrip....tujuannya se biar anak2 tau tentang jakarta....