Well, beberapa waktu terakhir sya
sering kali “ketiduran” ketika saya sedang mendengarkan music lewat earphone
saya. Menikmati setiap detik alunan suara bernada itu sperti membawa saya
keluar sebentar dari rutinitas yang sedikit membenamkan saya dalam kebosanan. Music sperti pelarian sederhana saya untuk
sedikit lepas dari kotoran pikiran yang meracuni.
Masih segar dalam ingatan saya
bagaimana teman kost saya complain tentang kebiasaan saya mggunakan earphone
sewaktu mendegarkan music. “ach..si adi pasti gak denger orang teriak…pasti
lagi dengerin music!!” well, menurut saya itu hal yang biasa aja. Saya
membutuhkan sedikit ruang privasi dalam hidup. Terkadang sikap cuek bukan
berarti gak peduli, tapi bisa juga diartikan menghormati privasi orang lain.
Saya berusaha untuk tidak ikut
campur dengan urusan orang lain. Well, seharusnya juga mreka gak complain
dengan kebiasaan earphone saya, setidaknya itu tidak mengganggu mreka daripada
saya pasang music dengan level suara pesawat terbang. Yach, pada akhirnya semua
berbenturan dengan proses “sosialisasi”. Pada akhirnya saya dianggap gak tlalu
peduli dengan keadaan sekitar. Bagi saya pribadi, saya lebih suka menjalani
semua hal sperti yang saya percaya, as long u don’t hurt anybody…just do
it!!....saya gak terlalu peduli kalo tlinga saya rusak karena earphone. Saya
juga gak tlalu peduli apa yang teman-teman saya lakukan di kamar mreka
masing-masing.
Ada hal yang menjadi privasi
masing-masing individu dan kita harus sadar itu. Terkadang sikap cuek bukan
karena gak peduli terhadap orang lain, tapi itu hanyalah bentuk lain untuk
tidak menganggu privasi orang lain. Bagi saya smua hal itu udah cukup menjawab
semua hal yang saya lakukan.