Minggu, 04 Desember 2011

Siapa yang lebih Kuat?

One day in my class. “Boys, girls, line up outside!”….”Ok Leader, make your friends line up. 4E, give a straight line please!”. Setelah tak beberapa lama melihat barisan akhirnya. “Ok, girls move, boys stay!”. Tiba-tiba terdengar satu complain, “Why always Girls sir?”. Saya menjawab dengan cepat, “Because they are stronger than us!”. Tampak muka-muka bingung murid-murid saya. Well memang menurut saya, wanita lebih kuat dari pria. Kalaupun ada yang bilang pria lebih kuat, mereka hanya melihat dari satu sudut pandang saja. Banyak hal yang membuktikan wanita itu mahluk yang sangat kuat.

Wanita mengalami suatu siklus periodik mens yang sangat melelahkan. Betapa tidak, wanita harus mengalami masa sakit yang selalu terjadi disetiap bulannya. Bukan perkara yang mudah mengalami siklus periodic ini, setiap wanita berjuang mengalahkan emosi yang sering kali menyerang mereka tanpa mereka sadari. Kalaupun mereka bisa mengalahkan serangan emosi tersebut, mereka juga harus bersiap bertarung dengan rasa sakit yang menyerang mereka. Hal-hal tersebut rutin mereka alami, menjadi pertanyaan bagi semua pria….”apakah kita semua juga mampu menghadapi hal yang sama?”. Terkadang para pria melihat ini sebagai kelemahan seorang wanita, tapi justru mengalami mens adalah bukti betapa kuatnya seorang wanita.

Wanita juga bertaruh nyawa bagi kehidupan lain. Wanita adalah mahluk yang luar biasa. Mengandung dan melahirkan telah membuktikannya. Sembilan bulan mengandung bukan lah suatu perkara yang mudah. Ada banyak hal yang harus dihadapi. Beban berat badan bukanlah halangan bagi sorang wanita. Apakah seorang pria mau berada dlm kondisi itu? Saya rasa pria perlu berpikir ulang untuk menjawabnya. Wanita juga harus bertaruh nyawa demi sebuah kehidupan baru yang mereka lahirkan. Apakah pria bisa melewatinya?

Entah seorang wanita karir ataupun seorang ibu rumah tangga, wanita sungguh luar biasa. Bukan perkara mudah membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Kesibukan yang setiap harinya wanita hadapi bukanlah hal yang sederhana. Pernahkah kita sebagai pria pernah berpikir berapa beban yang harus dihadapi seorang wanita ketika mereka berada di rumah? Coba kita daftar pekerjaan mereka; bikin sarapan, cuci baju, nyapu dan ngepel, bantuin anak2 bikin PR, belum lagi tugas istri kepada suami(well, yg ini yg dewasa aj yang tau yach! Hehehe). Semua hal itu bukan lah hal yang mudah dilakukan. Meskipun seorang wanita karir sekalipun, wanita tetap lah wanita, mereka dengan luar biasa membagi waktu antara karir dan pekerjaan rumah tangganya.

Wanita mempunyai hati yang besar. Betapa tidak, mereka mampu memendah segala kepedihan tanpa seorang pun yang tau. Oke, sedikit berkaca pada kehidupan pribadi saya. Mungkin saya bukanlah seorang anak yang baik bagi mama saya (setidaknya ketika masa sekolah saya). Sering kali saya mengecewakan mama saya, tapi tak pernah saya melihat raut kecewa diwajah mama saya. Meskipun saya sangat tau apa yang saya lalukan pasti sangat menyakiti hatinya. Dari sisi lain kehidupan pria dan wanita, seorang wanita menunjukan hal yang sangat luar biasa. Pernahkah kita sebagai pria melihat air mata dari seorang wanita? Jika pernah, berarti sebagai pria kita telah kalah. Well apa hubungannnya air mata dan hati yang besar? Seorang wanita dengan hati yang besar memaafkan bersama dengan air mata yang tertumpah. Pernahkah kita sebagai pria melalukan kesalahan dan wanita pasangan kita tidak menunjukan kekecewaan dan tak ada satu kata pun yang keluar? Itu berarti wanita itu sedang menangis dalam hati. Mereka menerima segala kesalahan pria tanpa ada kata penyesalan. Well, sebagai pria bisakah kita melalukakan hal yang sama?

Yach, hal-hal diatas hanya sedikit dari banyak hal tentang wanita. Semoga sebagai pria kita bisa sedikit berpikir dan semakin menghargai wanita. Bukan karena mereka lemah, tapi justru karena mereka kuat. Tanpa seorang wanita, pria bukanlah apa2. Bukanlah hal yang lemah kita sebagai pria mengakui kekuatan seorang wanita yang kita pun belum tentu bisa menandinginya. Well, akhir kata…… semoga kita sebagai pria semakin bisa menghargai semua pengorbanan wanita2 yang ada dihidup kita....I LOVE YOU MOM!

Rabu, 09 November 2011

waktu Tuhan?

Beberapa hari ini saya sering mengucapkan “waktu Tuhan” pada diri sendiri. Sering kali kita dihadapkan pada kondisi yang kita sendiri seakan tidak tau ujung pangkalnya. Apa yang bisa kita pegang ketika kita manusia dihadapkan dalam situasi itu?. yach berpegang pada “waktu Tuhan”. Sering kali “waktu Tuhan” ini menjadi candaan saya dan teman saya. Mau cepet, mau lama, mau ribet, mau gampang Tuhan pasti jawab lewat cara yang kita manusia tak pernah bisa menebaknya sekalipun.

Pergumulan yang kita hadapi setiap harinya mungkin terkadang menjadi batu sandungan untuk menyalahkan segala sesuatu pada Tuhan. Well, itu pernah terjadi pada hidup saya “kenapa Tuhan tak ijin kan ini itu lama cepet….apalah itu!”. Berkeluh kesah memang sangat manusiawi, tapi ternyata berkeluh kesah pun tak mengubah “waktu Tuhan” itu sendiri. Ketika kita sudah merasa cukup lama berdoa dan sudah merasa pantas untuk sesuatu dan ternyata Tuhan jawab dengan cara yang berbeda. Terkadang tanpa sadar kita menyalahkan Tuhan. Kenapa Tuhan belum ijinkan, kita mungkin belum tentu tau maksud Tuhan.

“Waktu Tuhan” itu sangat misterius. Terkadang bahkan diluar akal sehat kita. Bersabar dalam pergumulan dan terus mendoa(atau dalam kata2 saya bersandar pada kaki lemah kita). Saya selalu percaya bahwa mendoa pasti mengubah segala sesuatunya. Entah diri kita sendiri ataupun kondisi yang kita hadapi yang berubah. Beberapa relasi saya yang tak percaya Tuhan selalu menjelaskan segala sesuatunya dng cara logic. Tapi mereka lupa bahwa ada kekuatan besar dliuar daya jangkau nalar mereka. Bahkan seorang scientist sekalipun merevisi teory penciptaan semesta berulang kali. Jadi suatu hal yang possible kalo ada kekuatan yang mampu mengubah kita. Tapi kapan dan bagaimana itu lah yang menjadikan “waktu Tuhan” indah.

Pada suatu titik akhirnya saya menyadari sesuatu. Ketika kita menghadapi suatu pergumulan, ada “waktu Tuhan” yang bekerja. Bersandar pada kaki lemah kita(berdoa dan terus percaya) dan mencoba tetap menikmatinya. Suatu kondisipun pasti akan berubah, entah kondisinya sendiri ataupun kita yang berubah. Bersiap akan “waktu tuhan” dan bersiap untuk melaksanakn segala yang Tuhan ijinkan, pasti terasa lebih menyenangkan. ……menjadi sebuah pilihan kita bagaimana memandang “waktu Tuhan”…………GBU all

Senin, 07 November 2011

Bahagia?

Beberapa hari terakhir ini saya sering membaca artikel2 tentang definisi “bahagia”. Pernahkah kita sendiri mendefinisikan kata “bahagia”?. Setiap manusia punya perspektif yang berbeda tentang ke”bahagia”an. Lalau apa sih sebenarnya “bahagia” itu?. ungkapan kesenangan, atau hanya sebuah sensasi dari hormon dan reaksi kimia dalam tubuh kita yang aklhirnya menimbulkan sensasi rileks dan tenang?.

Bahagia bukanlah tentang bagaimana menjadi populer dan punya segalanya. Bahagia bukan pula tentang berapa ukuran sepatumu, bukan tentang berapa banyak uang yang anda miliki, bukan pula seberapa keren motor yang kalian punya ataupun tentang gadget super canggih yang kalian tenteng sehari-hari. Bahagia mungkin tidak di ukur dari hal-hal yang bisa dilihat ataupun disentuh. Kalo begitu apa dunk konsep “bahagia” itu?

Bahagia bukan pula tentang seberapa pengertian dan baiknya pasangan anda. Bukan pula tentang seberapa menarik pasangan anda. Bukan pula seberapa harmonis keluarga yang anda miliki. Bukan pula tentang bagaimana anda mampu menyelesaikan suatu masalah. Bahagia bukan pula tentang hubungan yang baik antara saudara dan relasi kehidupan kalian. Lalu apa itu bahagia?. Dari hal-hal yang tersebut sebelumnya diparagraph ini hanyalah beberpa efek dari ‘bahagia” itu sendiri.

Menjadi bahagia adalah sebuah pilihan. Bahagia adalah tentang perasaan didalam hati setiap manusia itu sendiri.(paling tidak ini pendapat saya). Bahagia adalah tentang bagaimana anda menikmati semua proses dan detail hidup anda sendiri. Menikmati setiap hal yang anda lakukan, menikmati semua yang anda punya dan lalui. Entah itu hal baik ataupun hal yang sulit, selama anda menikmatinya disaat itu pula kebahagiaan anda ciptakan. Bahagia adalah menghidupi setiap hal dalam hidup anda meski itu hanya hal yang kecil sekalipun. Yeah, mungkin sedikit bermelow lagi disini.

Finally, apa konsep bahagia anda?... Apakah anda menikmati setiap detail kehidupan anda? Nikmatilah setiap detail kehidupan anda dan ciptakan sendiri ke “bahagia”an anda sendiri…..GBU all.

Minggu, 06 November 2011

tak semudah itu

Mungkin sering bagi kita membaca banyak kata2 bijak dan banyak kisah inspiratif, tapi sejauh mana kita memahaminya? Berkaca pada hidup saya sendiri, terkadang bagi saya pribadi cukup sulit memahami berbagai kata bijak dan kisah insipratif itu. ketika kita berada dalam posisi yang cukup stabil dan nyaman, kata bijak dan kisah inspiratif itu sepertinya cukup memberi sedikit penyegaran dalam otak kita. Lalu bagaimana bila kita sedang berada dalam masa sulit?

Tak semudah membalikan telapak tangan ketika kita mencoba mengubah atau keluar dari suatu kondisi yang sulit ataupun ketika kita berada dalam suatu “persimpangan”. Seberapa banyak kata bijak dan kisah inspiratif yang pernah kita baca tak berpengaruh banyak ketika kita berada dalam masa sulit(damn…its true!). Tak semudah ketika membaca kata bijak itu, kita harus berjuang mengalahkan semua beban hati dengan bertumpu pada kaki “lemah” kita sendiri dan bersandar pada keyakinan dan orang-orang disekitar kita(well, itu jauh lebih nyata sepertinya).

Kata bijak yang sering saya baca seperti menghilang begitu saja dari otak saya(yaiyalah…damn…such a stupid person). Terkadang saya berpikir, kita terlalu sombong ketika kita berada dalam kondisi yang nyaman, kita berpikir suatu kondisi sulit tak akan menyentuh kita. Tapi roda selalu berputar, suatu saat kita pasti juga berada dalam masa sulit(sama separti saya saat ini). Dalam kenyamanan sering kali kita berakting sok tau dengan bicara hal bijak dan semua kisah inspiratif yang kita ketahui. Tapi ketika kita dihadapkan kedalam suatu masa dimana kita berasa susah payah untuk melewatinya, kita seperti kehilangan kata bijak tersebut. Well, tak ada yang sempurna memang, saya hanya ingin kita menyadari bahwa terkadang semua kata bijak yang kita baca tak terlalu berarti banyak dalam kehidupan kita. Hal yang akan menjadi pembeda dalah bagaimana kita tetap bertahan pada kaki “lemah” kita dengan segala keyakinan dan orang2 disekitar kita.

Percaya pada diri sendiri dan orang disekitar kita yang akan memberi kita energy melewati semua masa sulit. Orang disekitar kita yang tentu saja tidak pernah meninggalkan kita dlm situasi yang sulit sekalipun. Keberadaan mereka berarti banyak meskipun tanpa kata sekalipun.

Well, finally saya Cuma mau menegaskan satu hal. Memang tidak semudah membalikan telapak tangan ketika kita menemui masa sulit. Tak semudah itu pula kita keluar dari situasi sulit seperti apa yang ada dalam deretan kata bijak yang kita baca. Peneguhan pada diri sendiri dan orang disekitar kita lah yang akhirnya menjadi pembeda……..GBU all

Selasa, 25 Oktober 2011

Teman Baru

Beberapa waktu terakhir ini saya sering menghabiskan waktu saya dengan beberapa teman baru. Well, memang saya bukan lah orang yang dengan cepat akrab dengan sebuah kondisi. Tapi kali ini saya menikmati pertemanan baru yang saya punya. Beberapa memang pertemanan yang benar2 baru, beberapa merupakan teman lama yang sepertinya saya seperti menemukan hal baru dalam diri mereka.

Yach, saya seperti menemukan kembali masa-masa kuliah saya bersama mereka. Menikmati lagi masa-masa “gila” bersama teman-teman baru. Selama hampir tiga tahun ini saya seperti terlarut dalam kondisi pekerjaan dan kota “JUNK”KARTA tercinta ini. Saya seperti melupakan cara untuk bersenang-senang dan menikmati waktu yang terlewat dengan suka cita. Bersama teman-teman baru, saya kembali menemukan ritme kehidupan yang saya perlukan. Sedikit berbeda dengan pertemanan saya ketika masa kuliah. Pertemanan kali ini terasa ringan dan renyah(emang krupuk yach..hahaha), penuh tawa lepas dan sesekali hinaan manja(hinaan manja?...apaan sih?). Yach memang belum adil bila dibandingkan dengan pertemanan dengan teman2 kuliah yang sudah hampir 7 tahun lamanya, atau hubungan saya dengan sahabat2 saya sedari kecil. Tetapi pertemanan baru ini memberi warna dan nuansa baru bagi kehidupan saya di “JUNK”KARTA.

Beberapa dari “pertemanan” baru ini adalah teman kerja selama ini yang mungkin saya sendiri belum pernah mencoba mendekatkan diri secara personal. Ketika akhir-akhir ini saya mendapat sdikit “berkat” Tuhan, mereka memberi penyegaran bagi hati saya yang terasa sedikit kering. melalui candaan yang berlangsung tiap hari dan sharing hal-hal yang ringan memberi saya waktu untuk kembali menikmati sisi lain dari hidup saya.

Beberapa adalah anggota baru dari tempat saya bekerja. Seorang wanita muda(muda atau anak2 yach?…masih 22th susah dideskripsikan sebagai wanita) yang mukanya sedikit jutek(emang jutek kali). Anggota baru ini terkesan sungguh sangat jutek dan galak diawal pertemuan ketika first day of school. Tetapi ketika makin kenal…tetap aja dia punya lirikan maut yang bisa putusin tali BH(emang tatapan laser yach?)hahaha. Well, itu cuma sebagian kecil dari sisi lucunya aja. Sedikit menyegarkan ketika anggota baru ini ternyata punya sisi lain yang penuh warna. Music n hal2 lain yang berbau religious dan gak lupa ke”gila”an untuk menikmati dunia. Yach music, selera music saya dan anggota baru ini sedikit “hampir” sama(meskipun saya gak pernah sekalipun bisa main music). Sisi religious anggota baru ini kembali mengingatkan saya tentang sisi sekuler saya yang memang terasa sedikit menonjol(walopun ttp ke Gereja saya tetap ngaku sekuler). Sering kali si anggota baru mengirim broadcast bbm yg penuh kata2 berkat, terkadang pula status fbnya penuh kata berkat(ach yang bener aj……sering juga dia bikin kata2 aneh bin ajaib). Yaaaahhhhh setidaknya saya belajar beberapa hal positif dari kata2 “berkat”nya(at least ada yg berguna deh). Oke….saya udah bahas beberapa hal positif n lucu(setidaknya untuk saat ini…hahahahah). Daaaaannnnnnnnnnnn……ternyata pula si anggota baru punya tubuh yang “unik”…gimana tidak. Hampir tiap hari sakit perut, sakit kepala uda kayak jadwal makan aja. Belum lagi kram kaki n badan sakit…beuh…uda kayaknya gak bakalan hilang deh. Belum pula sariawan karena kawat giginya…hahahahah(kayaknya menderita banget jadi dia yach). Taaaaapppppiiiiiiiii dibalik semua hal yang saya jabarkan diatas, dia adalah seorang teman yang baik. Mau mendengarkan semua cerita dan keluhan saya ketika saya merasa tidak kuat lagi menghadapi kenyataan(apa deh…mulai gak jelas ne)., dan juga teman nongkrong yang asik(dasar emang seneng nongkrong sih), mau kapan aj di hubungi selalu siap sedia(ud kyk UGD aj).

Anggota berikutnya adalah seorang mahasiswa magang, well dilihat dari tampilan physic. Hmmmmmm orangnya kalem. Sedikit susah mendeskripsikan sosok ini, tapi paling tidak saya menulis secara objective yach. Oke…… dia merupakan teman ngobrol yang asik(asik?...enak diledekin kali). Hmmmm.. seorang pribadi yang rajin dan juga kuat(iya lah kuat…liat aja badannya subur gitu). Dilihat dari cara ngomong n berpikirnya sepertinya dia cukup matang bagi orang seusia dia(berapa sih umurnya?...21 yach…lupa…bodo amat deh). Terlepas dari matang atau tidak, setidaknya dia cukup diplomatis kalo menjawab sesuatu dan juga respect sama orang lain(Andyyyyyy…….dia Cuma respect lho…jgn dianggap lebih!!!..hahahah). Terkadang pula dia seperti takut menghadapi masa depan yang belum tentu terjadi(kalo yang ini opini saya). Taappppiiiiiii, dia orang yang lumayan wel-organized lho(ya iyalah dibanding saya yang berantakan sana sini). Aduhhhh…apalagi yach…bingung mau apalagi yang mau diceritain. Oiya…sekarang ini dia sedang berusaha merangkum semua wise word di tempat saya bekerja dan kemudian mempostingnya di FB….tapi sayang akhirnya comment yang ada gk pernah ada hubungannya dengan statusnya…hahahah(kali ne saya yg sedikit jail). Yaaaahhhhhh tapi sayang, Dia gak begitu lama magang ditempat saya bekerja, tapi setidaknya cukup menyenangkan berteman dengan anggota magang ini. Yeah memang begitu adanya.

Itu beberapa hal yang saya dapat dari pertemanan baru saya kali ini. Banyak hal baru, positif dan menyegarkan kehidupan saya yang serasa uda sedikit kabur dan kering(cieee kyak musim kemarau aja). Sedikit berharap, kalo pertemanan ini tetap member hal positif bagi semua orang yang menikmatinya. Well, akhirnya Cuma mau minta maap kalo tulisannya sedikit ngaco…hehehe tapi at least saya mencoba jujur mendeskripsikan semua yang saya nikmati dalam pertemanan baru ini…yeah…GBU my friends