Mungkin sering bagi kita membaca banyak kata2 bijak dan banyak kisah inspiratif, tapi sejauh mana kita memahaminya? Berkaca pada hidup saya sendiri, terkadang bagi saya pribadi cukup sulit memahami berbagai kata bijak dan kisah insipratif itu. ketika kita berada dalam posisi yang cukup stabil dan nyaman, kata bijak dan kisah inspiratif itu sepertinya cukup memberi sedikit penyegaran dalam otak kita. Lalu bagaimana bila kita sedang berada dalam masa sulit?
Tak semudah membalikan telapak tangan ketika kita mencoba mengubah atau keluar dari suatu kondisi yang sulit ataupun ketika kita berada dalam suatu “persimpangan”. Seberapa banyak kata bijak dan kisah inspiratif yang pernah kita baca tak berpengaruh banyak ketika kita berada dalam masa sulit(damn…its true!). Tak semudah ketika membaca kata bijak itu, kita harus berjuang mengalahkan semua beban hati dengan bertumpu pada kaki “lemah” kita sendiri dan bersandar pada keyakinan dan orang-orang disekitar kita(well, itu jauh lebih nyata sepertinya).
Kata bijak yang sering saya baca seperti menghilang begitu saja dari otak saya(yaiyalah…damn…such a stupid person). Terkadang saya berpikir, kita terlalu sombong ketika kita berada dalam kondisi yang nyaman, kita berpikir suatu kondisi sulit tak akan menyentuh kita. Tapi roda selalu berputar, suatu saat kita pasti juga berada dalam masa sulit(sama separti saya saat ini). Dalam kenyamanan sering kali kita berakting sok tau dengan bicara hal bijak dan semua kisah inspiratif yang kita ketahui. Tapi ketika kita dihadapkan kedalam suatu masa dimana kita berasa susah payah untuk melewatinya, kita seperti kehilangan kata bijak tersebut. Well, tak ada yang sempurna memang, saya hanya ingin kita menyadari bahwa terkadang semua kata bijak yang kita baca tak terlalu berarti banyak dalam kehidupan kita. Hal yang akan menjadi pembeda dalah bagaimana kita tetap bertahan pada kaki “lemah” kita dengan segala keyakinan dan orang2 disekitar kita.
Percaya pada diri sendiri dan orang disekitar kita yang akan memberi kita energy melewati semua masa sulit. Orang disekitar kita yang tentu saja tidak pernah meninggalkan kita dlm situasi yang sulit sekalipun. Keberadaan mereka berarti banyak meskipun tanpa kata sekalipun.
Well, finally saya Cuma mau menegaskan satu hal. Memang tidak semudah membalikan telapak tangan ketika kita menemui masa sulit. Tak semudah itu pula kita keluar dari situasi sulit seperti apa yang ada dalam deretan kata bijak yang kita baca. Peneguhan pada diri sendiri dan orang disekitar kita lah yang akhirnya menjadi pembeda……..GBU all
*pukpuk*
BalasHapus