Minggu, 16 Januari 2011

Beraktualisasi

Suatu saat dalam perjalanan di Bus patas ac jurusan kalideres-kampung rambutan yang penuh sesak, saya mencoba untuk menikmatinya. Pengamen dan penjual makanan hilir mudik bergantian membuat perjalanan saya terasa makin tidak nyaman. Perjalanan itu terasa makin tidak menyenangkan, kemudian saya ambil headset dan mulai mendengarkan musik dari Hp sembari mencoba keluar dari situasi penat itu.
Setelah beberapa saat mendengarkan musik, saya melepas headset dan mencoba terlelap hingga saya dikejutkan oleh sebuah suara teriakan kencang. Selidik punya selidik, suara itu berasal dari seorang pengamen atau apa ya?, saya terlalu bingung untuk mengklasifikasikannya. Orang tersebut melakukan monolog (monoplay) bercerita tentang ketertindasan. hmmm saya pikir itu suatu hal yang menarik....
Berkaca dari peristiwa itu, saya menemukan arti tentang aktualisasi diri. Penting bagi kita sebagai manusia untuk mengaktualisasika dari diri kita dalam sebuah bentuk pekerjaan. Hambar rasanya kalau kita hanya berpangku tangan tanpa melakukan sesuatu. Entah kecil atau besar, setiap pekerjaan mempunyai efek dalam hidup kita. Saya rasa ketika kita tidak dapat mengaktualisasikan diri kita, saat itu juga "hidup" kita mati adanya.
Pengamen yang saya temui dalam perjalan itu mencoba menerjemahkan hidupnya dalam satu frasa pekerjaan yang mungkin bagi sebagian orang terasa menjijikan. well...Penarkah kita belajar untuk tetap setia dalam pekerjaan dan mencoba menerjemahkan diri kita dalam suatu frasa kehidupan?...hmmm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar