Jumat, 28 Januari 2011

Pelangi?

Suatu sore dalam perjalanan saya sepulang dari tempat kerja ke tempat kost yang tak lebih dari 5 menit perjalanan menggunakan motor, gerimis mewarnai perjalanan saya. Tiba-tiba saya teringat satu pepatah “selalu ada pelangi sehabis hujan!”…

Mungkin benar selalu ada pelangi sehabis hujan, tapi pelangi yang seperti apa yang anda harapkan? Kalau lazimnya hujan dalam pepatah ini di artikan sebagai cobaan hidup yang harus di lalui, lalu apa arti pelangi? Apakah hikmat, atau hal baik, atau sesuatu yang indah?

Kebanyakan orang mungkin beranggapan bahwa sesudah mereka melalui suatu cobaan, mereka akan menemukan sesuatu yang indah… Bagi saya secara pribadi pelangi kehidupan bukan kita temukan setelah kita melewati cobaan hidup. Kita sendirilah yang menciptakan pelangi kehidupan. Segala proses tidak akan menjadi lebih indah tanpa ada “setia dalam proses”.

Seberat apapun cobaan hidup anda, jika anda tetap setia dalam setiap proses anda, segala sesuatu yang anda kerjakan tidaklah sia-sia. Disaat yang sama pula sebenarnya anda sedang mewarnai pelangi kehidupan anda sendiri. Segala sesuatu akan jauh lebih “berwarna” kalau anda menikmatinya. Warna-warni kehidupan ini tidak anda temukan sesudah proses ini berakhir, tapi selama proses inilah warna kehidupan anda tercipta.

1 komentar: